5 Jenis Pelapis Sofa yang Patut Diperhitungkan Sebelum Membeli

Sofa menjadi salah satu furniture yang wajib ada pada ruangan anda. Namun, kadang kita masih bingung akan memilih sofa seperti apa yang cocok dengan konsep interior kita bukan? Ada banyak sekali variasi, model hingga motif untuk sofa yang beredar dipasaran. Sebelum membeli sofa, anda perlu mengetahui jenis-jenis pelapis sofa. Yuk, simak informasi dibawah ini untuk referensi anda!

1. Linen

<img loading=

Linen merupakan salah satu bahan tekstil tertua didunia yang dibuat dari serat alami tanaman rami. Bahan ini sangat kuat bahkan 2-3x lebih kuat dibandingkan dengan bahan katun. Sifat lain dari bahan ini yaitu tidak mudah robek, tidak mudah pudar dan sangat lembut.

Bahan linen terkenal sulit menyerap tinta namun noda lain mudah menempel dan mengkerut. Jika sofa linen anda terkena noda, hindari menggunakan pembersih berbahan kimia. Hal tersebut tentunya dapat mengakibatkan kerusakan pada sofa seperti permukaan sofa yang mengelupas. Anda cukup bersihkan noda dengan menggunakan air dan kain kering. Ingat, hindari menggunakan hairdryer jadi anda cukup biarkan sofa kering dengan sendirinya. 

2. Polyester

Bahan satu ini tidak tersedia dialam karena seratnya dibuat oleh manusia. Sofa berbahan polyester yang beredar dipasaran tidaklah 100% menggunkana polyester sehingga sering disebut polyester campuran. Campuran yang biasa digunakan yaitu rayon atau wol. Namun, campuran yang menggunakan wol lenih mudah mengelupas. 

Sofa berbahan polyester tersedia di pasaran dengan berbagai warna. Sofa ini terkenal awet, tidak mudah kusut, tidak mudah sobek dan tidak mudah menyerap air. Proses pembersihan sofa dengan pelapis polyester ini juga tergolong mudah dengan cara teknik dry cleaning saja.

3. Chenille

Chenille dalam bahasa Perancis memiliki arti ulat bulu. Hal tersebut karena terlihat layaknya rajutan dan memiliki tekstur pilinan benang yang cukup tebal. Tekstur bahan ini lembut dan nyaman mirip seperti korduroi. 

Untuk mengetahui kualitas sofa chenille, anda bisa memperhatikan seratnya. Biasanya serat chenille rapat sehingga lebih kokoh dan tidak mudah sobek. Bahan chenille ini biasanya digunakan pada sofa bergaya klasik. Kelemahan pada sofa ini yaitu sulit dibersihkan jika terkena noda dan tidak tahan terhadap air. 

4. Kantun

Bahan katun memang terkenal kenyamanannya, bukan? Hal tersebut karena akan terasa dingin jika bahan ini tersentuh oleh kulit. Katun memiliki tekstur yang lembut. Kualitas katun dipengaruhi dari kerapatan benang yang dihadirkan. Semakin rapat jalinan benang katun, makan semakin baik pula kualitasnya. 

Harga yang dipasarkan oleh katun memanglah relatif murah. Namun, warna cepat pudar dan mudah sobek. Selain itu, katun rentan terkena air dan perawatannya perlu kehati-hatian extra karna jika tidak katun akan cepat lapuk dan berjamur. 

5. Kulit

<img loading=

Kulit asli ini biasanya didapatkan dari kulit sapi. Sofa berbahan kulit akan memberikan kesan klasik, mewah dan elegan pada ruangan anda. Sofa memang dipasarkan dengan harga yang relatif tinggi, namun tidak perlu khawatir! Sofa berbahan kulit terkenal sangat lama dan mudah dibersihkan. 

Sofa kulit ditawarkan dengan dua jenis yaitu kulit asli dan kulit imitasi. Sofa dengan kulit asli memang dipasarkan dengan harga yang tinggi, sehingga diciptakan kulit sintesis yang mana kulit hewan diolah menjadi berbagai jenis kulit dengan perlakuan khusus tertentu yang membedakannya dengan pengolahan kulit asli. 

Setelah mengetahui informasi mengenai jenis-jenis pelapis untuk sofa diatas, apakah anda sudah menentukan pelapis jenis mana yang ingin anda gunakan untuk sofa baru diruangan favorit anda? Jika anda masih mengalami kesulitan dalam memilih furniture, Yuk segera hubungi Magna Interior & furniture! Kami menyediakan sofa dengan berbagai macam pelapis. Tidak perlu meragukan kualitas karna kami sudah berpengalaman selama 30 tahun. 

Written by: nafis

Open chat
1
Hello 👋
Can we help you?